DKV UK. Petra Berangkat ke KMDGI XII

13 Nov 2017

Kriyasana Desainer Grafis Indonesia (KMDGI) adalah adalah forum untuk berkumpul, bertukar pikiran, berdikusi dan mengapresiasi karya atau konsep kreatif antar mahasiswa desain grafis atau desain komunikasi visual se-Indonesia. Setelah sebelumnya dilaksanakan di Bali, kali ini Kota Semarang, Jawa Tengah, mendapatkan kesempatan untuk menjadi tuan rumah KMDGI XII yang dilaksanakan selama 2-4 November 2017, di Gedung UTC.

KMDGI XII mengangkat tema “Udah Sama?” membahas kesetaraan yang akhir-akhir ini krusial mulai dari kesetaraan gender, sosial, hingga hal-hal sensitif seperti agama. Dalam pameran, diharapkan karya-karya dapat memberikan solusi mengenai kesenjangan yang terjadi di masyarakat.

Tak kalah menarik dengan 2 tahun sebelumnya, KMDGI XII kali ini menampilkan kolaborasi karya dari 55 delegasi se-Indonesia, creative sharing yang melibatkan 20 pembicara profesional, 47 karya instalasi dan video dari delegasi se-Indonesia. Pada hari pertama, dibuka dengan acara opening dan peresmian KMDGI XII, terdapat talkshow “Lakon Semarang” dengan pembicara Bobomagz (Lare Studio), Agus Hartomo (Founder @folkakreatif & Co-Founder @architectureinlife), dan Yoga Danu (Content Creator “Soekirman”) yang membahas bahwa di Semarang sebenernya memiliki banyak potensi tetapi hanya sedikit ruang berkarya, serta jangan lelah untuk terus berkarya. Ada talkshow serta workshopIntroduction to UI/IUX” menampilkan Trias Nur Rahman (Co-founder, UniteUX) dan Arianti Silvia (Senior Designer, KMK Online) yang mengenalkan secara singkat apa itu UI/UX, sejarahnya, serta pengolahan konten desain. Talkshow ketiga yaitu  “Next Generation of Creative Preneur” menampilkan Dennis Adhiswara (Layaria), Inez Yorisya (LINE), dan Gatot Hendraputra (ImpalaSpace) berbicara mengenai perbedaan antara entrepreneur dan creativepreneur, cara menjadi lebih kreatif dan booming, serta membahas cara membuat sesuatu yang berbeda dan viral.

Pada hari kedua KMDGI XII talkshowRedesign to Make Change” menampilkan Ketut Yudistira (Founder “Kok Bisa?” Channel), Andi Martin (CEO “Kratoon Channel”), Vincentius Surya Putra (Project Manager Tatarupa). Selanjutnya talkshow dan workshopThe Rise of Destination Branding”, menampilkan Felencia Hutabarat (Creative Economy Consultant), Motulz Anto (Creative Advisor Kreavi), dan Peter Ardhianto (Founder Pure Design Agency) membahas tentang tujuan dari branding suatu daerah untuk memunculkan nilai bagi masyarakat tentang pentingnya daerah tersebut dan sekaligus memberikan pengalaman baru bagi masyarakat, sedangkan workshop dibawakan oleh Andhy Irawan (Founder & CEO PT. Dafam Hotel) dan TelusuRi (Travel Hub Ecosystem). Talkshow ketiga “Creative Career in Digital Era”, menampilkan tiga pembicara dari ADGI dan AIDIA yaitu Diaz Hendrassukma, Io Woo, dan Eka Sofyan Rizal. Membahas tentang bagaimana saat ini kita memasuki era baru, era digital. Menjadi seorang desainer harus relevan karena perbedaan era, dan kita harus belajak menyesuaikan diri. Desainer memiliki kreativitas sendiri, jangan jadikan kata “nyleneh” menjadi budaya. Kita bisa berkembang dengan bergaul, belajar otodidak, memperdalam kreativitas, mulai mencoba metode sendiri, dan mengembangkan empati. Talkshow yang terakhir, “Scaling Collaboration to the Next Level” menampilkan Eri Kuncoro (Suara Merdeka), Vidi Aldiano (Founder KROWD.id), Sweta Kartika (Founder Padepokan Ragasukma). Dua hari pertama, pada setiap akhir acara diadakan screening video simbiotik bersama-sama dari setiap delegasi. Setiap acara talkshow dan workshop diselingi berbagai penampilan musik dari delegasi, serta karya instalasi dari dari berbagai delegasi yang menjawab tema kesetaraan dengan berbagai macam topik dari hal-hal kecil disekitar kita yang ternyata perlu diperhatikan.

Sampai dihari terakhir KMDGI XII, diadakan forum diskusi, closing ceremony dan awarding night. Sayang sekali, KMDGI XII harus berakhir, namun jangan khawatir! Pada saat forum diskusi, telah ditentukan tuan rumah KMDGI XIII dua tahun lagi dan telah diputuskan, tuan rumah KMDGI XIII tahun 2019 adalah kota Padang, Sumatera Barat. Sampai jumpa, kawan! Sampai bertemu kembali di Padang! (Vero)


Close previewer